"Taktik Cerdas untuk Hidup Hemat: Panduan Frugal Living yang Praktis"
Frugal Living - Istilah tersebut biasa dikenal dengan hidup hemat. Dimana hidup hemat dapat dimaknai sebagai kecermatan atau pintarnya dalam mengelola keuangan. Diambil pokok terkait pembahasan frugal living ini yaitu gaya hidup sederhana dan hemat. Setiap manusia yang menjalani hidup tentunya memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Bahkan tidak sekedar memiliki kebutuhan, akan tetapi terdapat keinginan yang timbul dalam diri kita. Kita semua tahu bahwa kebutuhan dengan keinginan jelas berbeda, menurut penulis keinginan hanyalah belaka, sedangkan kebutuhan sifatnya berkepanjangan. Maka dari itu, dengan adanya keinginan menjadikan seseorang tidak menjalani hidup dengan kesederhanaan. Hidup yang tidak hemat atau boros dapat dicegah dengan melakukan hidup sederhana ataupun cermat dalam pengelolaan keuangan. Hidup sederhana dimaknai sebagai gaya hidup manusia yang berkepribadian dengan menyinkronkan kemampuan dan kebutuhanya. Makna lain dikatakan bahwa hidup sederhana diartikan tidak dalam kemewahan dan berlebihan. Sedangkan sederhana dinyatakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan perilaku, tabiatnya tidak berlebihan, tidak rumit, realistis, simpel dan rendah hati.
Sejarah singkat gaya hidup Frugal Living, sebuah cara yang digunakan oleh seseorang agar mewujudkan tujuan yang dimilikinya. Terdapat sebuah gerakan yang dinamakan Financial Independence Retire Early (FIRE) pada tahun 1990 yang menjadi daya tarik bagi para pekerja pada waktu itu. Gerakan FIRE dikelola oleh segolongan pengawas ekonomi yang kemudian menyebar melalui internet. FIRE memiliki gagasan atau ide yang dibawanya untuk terciptanya finansial yang merdeka, dengan melakukan tabungan pribadi yang dikumpulkan uang banyak, berinvestasi agar hasil tersebut dapat dinikmati di kemudian hari ketika pensiun dini.
Gaya hidup sederhana adalah kesederhanaan atau tingkah laku dalam kesehariannya selaras dengan apa yang dibutuhkan dan kemampuannya. Dalam gaya hidup sederhana, perlu adanya perencanaan yang dipaksa untuk dilakukan agar dapat menjadi kebiasaan, sehingga terwujud pengelolaan keuangan yang baik. Dikutip dalam jurnalnews.co.id bahwa seseorang yang menerapkan frugal living berupaya mewujudkan hidup dibawah ketahanan finansial agar tidak terjerumus dalam paradigma konsumtif yang berlebihan. Tentunya dengan memilih gaya gidup frugal living kebiasaan dalam membandingkan harga, memilih diskon atau promo, lebih baik memperbaiki barang yg rusak dibandingkan membuangnya kemudian dibeli lagi dan mencari harga yang murah dalam berbagai kehidupan.
Tentunya dengan melakukan gaya hidup frugal living tersebut yang artinya menjadi hidup susah atau bahkan mencegah diri untuk menikmati dalam kehidupa. Itu salah besar! sangat berbanding terbalik, karena gaya hidup sederhana atau frugal living dapat membentuk nilai positif dalam diri. Nilai positif yang dimaksud seperti financial awareness, kesenangan pada sesuatu yang sederhana, keberlanjutan, dan lebih pentingnya dapat bersyukur dari apa yang sudah dimiliki.
Strategi dalam menerapkan gaya hidup model frugal living perlu ada untuk proses terbentuknya gaya hidup hemat, terdapat beberapa diantaranya yaitu; Pertama, mendahulukan mana kebutuhan utama dengan kebutuhan lain. Hal tersebut bahwasannya kita perlu sadari terlebih dahulu mana kebutuhan yang utama seperti tercukupinya sandang dan pangan. Sedangkan kebutuhan lain yang biasanya bersifat kecil atau tidak utama bahkan cenderung sifatnya foya-foya. Kedua, mengambil keputusan terkait perhitungan sesuai kemampuan finansial. Dimana hal itu harus selaras dengan pendapatan yang dihasilkan dengan pengeluaran sesuai kebutuhan. Ketiga, berkomitmen tidak boros dan memperbanyak tabungan pribadi. Bukan berarti memandang pelit untuk kehidupan, akan tetapi lebih banyak memperhitungkan untuk tidak banyak mengeluarkan sesuatu yang tidak memiliki manfaat. Keempat memiliki goals keuangan untuk hal tertentu. Kelima, harus memiliki catatan keuangan baik pemasukan ataupun pengeluaran dengan waktu perbulan ataupun pertahun. Dengan lima strategi yang dipaparkan di atas dapat disimpulkan bahwa untuk menjalankan dan mewujudkan gaya hidup frugal living dengan pintar dalam mengelola keuangan, menyadari mana yang dprioritaskan, memiliki tabungan pribadi dan tentunya menjalani hidup yang sederhana.
Referensi:
Inayati, Dessy Nur Isna, Isnawati Jamilah, Agus Eko Sujianto. 2024. "Penerapan Konsep Frugal Living dalam Perencanaan Keuangan Pribadi". INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, Volume. 4, Nomor 1.
Franita, Riska. 2023. "Strategies Frugal Living to Support Individual Financial Planning". International Seminar And Conference On Islamic Studies, Volume. 2,
https://jurnalnews.co.id/apa-itu-gaya-hidup-frugal-living/10797/
Komentar
Posting Komentar