Pandangan Masyarakat Terhadap Mahasiswa
Jum'at, 5 Januari 2024 - Banyak orang memandang kalau para mahasiswa itu hidupnya paling enak atau sering banyaknya dibilang "lu mah enak cuma belajar doang" kalimat itu sering banget keluar buat para mahasiswa. Mahasiswi yang dipandang cuma kerjaannya belajar doang, nongkrong di caffe sama temen, kumpul bareng, hangout dan lainnya. Masih banyak pandangan-pandangan yang negatif tentang mahasiswa yang berlabelkan "hedon". Padahal dari semua yang menjadi mahasiswa ngga semuanya bener sesuai pandangan people out there. Ada mahasiswa yang hidupnya emang enak yang bisa di bilang punya privillage. Tapi menurut gue, setiap orang punya privillage masing-masing ngga cuma sebagian mahasiswa aja.
Memang banyak mahasiswa yang kelihatannya hedon, sering nongkrong di caffe, kumpul sehabis kuliah. Tapi banyak juga mahasiswa yang sehabis pulang kuliah dia kerja, beresin kost-an, ngerjain tugas rumah karena tinggal dirumah dan mungkin masih banyak lagi dan lebih berat dari itu. Apalagi buat mahasiswa yang lagi di posisi tingkat akhir, sebenarnya ngga ada bedanya sih sama semester akhir atau semester sebelumnya. Malah kalau dilihat-lihat, anak semester akhir lebih banyak waktu dan ngga banyak tugas karena cuma fokus sama skripsi nya. Tapi jangan salah, mereka memang terlihat enak di mata kita yang lagi banyak tugas, kerjaan, sering kumpul organisasi, capek ini itu. Kita ngga tahu, masalah apa yang masing-masing dari mereka yang lagi dihadapi. Bukan berarti beban dia (mahasiswa akhir) cuma ngerjain skripsi, ada yang niat hari ini dia mau ngerjain skripsi, tapi keadaan ngga sesuai ekspektasinya. Rumahnya terdampak banjir, yang mana harus prepare biar barang-barang rumahnya aman. Ada juga harus bantuin orang tuanya pergi ke sawah, dagang ke pasar dan lainnya, padahal niat dia baik besok/hari ini/jam segini mau ngerjain skripsi. So, setiap orang punya masalahnya masing-masing, berjuang dijalannya sendiri-sendiri. Jadi kenapa harus punya pandangan negatifnya tentang mahasiswa.
Soal mahasiswa yang hedon, memang terlihat sedikit negatif tentang hal itu. Cuma menurut gue, oke-oke aja sih selagi ngga sesering itu. Alasannya, karena ada mahasiswa yang butuh untuk self reward. Dengan kumpul bareng sama temen, hangout, nongkrong di caffe atau ke tempat-tempat yang terlihat orang itu mewah. Self reward itu emang ngga wajib tapi menurut gue harus. Dan iya, ngga harus visiting luxurious places, cukup makan seblak+es teh aja udah lebih dari cukup. Tapi kan sesekali boleh, most important jangan keseringan. Dan pandangan people itu, bahwa mahasiswa itu kerjaannya cuma kuliah, pulang kuliah nongkrong, abis itu rebahan di kost. Padahal ngga semuanya kayak gitu apa yang udah gue jelasin tadi.
So now, jangan melihat hanya dari apa yang kita lihat aja. Karena kita ngga pernah tau apa yang ada di dalam dirinya, entah itu lagi banyak masalah, kesepian. Pandanganlah dari sisi positifnya, yang buruk biarlah dia yang menikmatinya.
NB: like/dislike boleh komen aja
*just curhatan ae, wkwk
Komentar
Posting Komentar